Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-47 dan HUT PGRI & HGN ke-73

Pemerintah Kota Metro gelar upacara  peringatan HUT Korpri ke-47, HUT PGRI ke-73 dan HGN Kamis, 29 November 2018 Upacara Di Laksanakan di Lapangan Samber Park Kota Metro.
Pada upacara tersebut, turut dimeriahkan dengan pemberian hadiah pemenang lomba pengucapan Panca Prasetya KORPRI dan Piagam penghargaan
Achmad Pairin, dalam amanatnya mengucapkan selamat atas peringatan HUT KORPRI ke-47 & HUT PGRI ke-73, terlebih atas pengabdian dan karya terbaik bagi masyarakat, bangsa dan Negara khususnya di lingkungan Pemerintah Kota Metro
Dengan Peringatan ini, saya harap Korps Pegawai Republik Indonesia menjadi pusat inovasi yang tidak terpisahkan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khusunya di Kota Metro.

Sosialisasi Peraturan Tentang Organisasi Kemasyarakatan 2018

Selasa, 27  November 2018 ,dilaksanakan di Wisma Sentrum Sinode GKSBS jl. Yos Sudarso 15 Polos Kel. Kec Metro Pusat, Kota Metro

Acara dibuka oleh walikota yang di wakili oleh asisten 1 ,dan diisi dengan pemateri

1. BPKAD Kota Metro

2. Kesbang Provinsi

3. Kasat Bimas Polres Metro

yang diikuti oleh

Kepala dinas/badan/kantor se Kota Metro

Camat Lurah se kota metro dan ketua ORMAS/LSM .

Kesimpulan dari sosialisasi tersebut adalah kontribusi kita sebagai warga negara indonesia dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan negara republik indonesia adalah dengan cara tetap patuh terhadap hukum serta perundang-undangan dan memegang teguh prinsip pancasila , jadikan nilai-nilai pancasila sebagai pelita yang senantiasa menuntun langkah kita.

 

Senam Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI)

Pemkot Metro Menggelar Acara Senam  Lembaga Lanjut Usia Indonesia (LLI) se- Kota Metro yang berlokasi di Lapangan Tejosari, Kecamatan Metro Timur, Minggu 25 november 2018

Dalam acara Acara dimulai pada pukul 06.30 WIB, tersebut tampak hadir Walikota Metro Achmad Pairin, dan para peserta perwakilan lansia dari 22 Kelurahan dan 5 Kecamatan di Kota Metro.

Walikota Metro Achmad Pairin memberikan apresiasi kepada peserta senam LLI, baik dari pengurus dan anggotanya yang semangat mengikuti senam yang rutin diadakan di Kota Metro.

 

Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas

Senin, Metro, 19 november 2018 , Sosialisasi pembangunan zona intergritas dilaksanakan di aula kota metro yang dikuti 1 kepala bkpsdm kota metro, kasat pol pp, 9 kepala bagian dan 9 kasubbag masing masing bagian membawa 1 staf.

Dengan judul :

Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi Dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani

Di sampaikan oleh :

Eko Carito, S.E.,MM.

* Zona Integritas (ZI) adalah predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajaran nya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBM melalui reformasi birokrasi khususunya dalam hal pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik

*Menuju Wilayah Bebas Dari Korupsi (Menuju WBK) adalah predikat yang diberikan kepada suatu unit kerja yang memenuhi sebagian besar manajemen perubahan penataan tatalaksana penataan sistem manajemen SDM penguatan pengawasan dan penguatan akuntabilitas kinerja.

 

 

 

Upacara mempringati hari pahlawan ke 73

Metro , sabtu 10 november 2018

Upacara memperingati hari pahlawan ke 73 di ikuti oleh organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi masyarakat (ORMAS), TNI, POLRI, MAHASISWA, dan di ikuti juga siswa siswi sekolah menengah pertama (SMP)  yang dilaksanakan di lapangan samber Kota Metro
Upacara yang dipimpin langsung oleh pembina upacara Walikota Metro Ahmad Pairin , upacara dimulai dengan pengibaran bendera merah putih yang dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dan sirine. Selanjutnya dilakukan pembacaan Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan pesan-pesan pahlawan oleh petugas upacara.

mengenang 10 november

Pertempuran Surabaya merupakan peristiwa sejarah perang antara pihak tentara Indonesiadan pasukan Britania Raya. Peristiwa besar ini terjadi pada tanggal 10 November 1945 di Kota SurabayaJawa Timur. Pertempuran ini adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan asing setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan satu pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme.

Pada 10 November pagi, tentara Inggris mulai melancarkan serangan. Pasukan sekutu mendapatkan perlawanan dari pasukan dan milisi Indonesia.

Selain Bung Tomo terdapat pula tokoh-tokoh berpengaruh lain dalam menggerakkan rakyat Surabaya pada masa itu, beberapa datang dari latar belakang agama seperti KH. Hasyim Asy’ariKH. Wahab Hasbullah serta kyai-kyai pesantren lainnya juga mengerahkan santri-santri mereka dan masyarakat sipil sebagai milisi perlawanan (pada waktu itu masyarakat tidak begitu patuh kepada pemerintahan tetapi mereka lebih patuh dan taat kepada para kyai/ulama) sehingga perlawanan pihak Indonesia berlangsung alot, dari hari ke hari, hingga dari minggu ke minggu lainnya. Perlawanan rakyat yang pada awalnya dilakukan secara spontan dan tidak terkoordinasi, makin hari makin teratur. Pertempuran ini mencapai waktu sekitar tiga minggu.

Setidaknya 6,000 – 16,000 pejuang dari pihak Indonesia tewas dan 200,000 rakyat sipil mengungsi dari Surabaya. Korban dari pasukan Inggris dan India kira-kira sejumlah 600 – 2000 tentara. Pertempuran berdarah di Surabaya yang memakan ribuan korban jiwa tersebut telah menggerakkan perlawanan rakyat di seluruh Indonesia untuk melakukan perlawanan. Banyaknya pejuang yang gugur dan rakyat sipil yang menjadi korban pada hari 10 November ini kemudian dikenang sebagai Hari Pahlawan oleh Republik Indonesia hingga sekarang.